Sabtu, 01 April 2017

Resume film Branded 2012

Yang bisa saya simpulkan bahwa dalam film branded ini dengan latar belakang kota Moskow di Rusia dan mengisahkan seorang pengusaha advertising yang mengagumi Lenin, bernama Mischa seorang warga Rusia. Dan satu lagi Abby Gibson seorang warga Amerika Serikat yang mengagumi cara kerja Mischa dalam mengiklankan sebuah merek hingga mengilusikan semua penduduk Moskow. Film ini juga bisa jadi propagandankan sebuah merek melalui iklan televisi,bilboard,spanduk,poster dengan mengaburkan atau menghasut kesadaran masyarakat. 
Film ini mengisahkan tentang bagaimana kondisi kota di Rusia yang tidak rumit sebelum kedatangan Mc Donalds, Coca Cola, dan Marlboro. Setelah produk-produk tersebut memasuki kota Moskow, kesadaran masyarakat mulai mewabah seiring dengan maraknya iklan-iklan di televisi, papan-papan reklame raksasa, hingga poster di setiap dinding rumah dan apartment. Dengan adanya kemunculan perusahaan-perusahaan tersebut dan mengakibat kesadaran masyarakat mulai mewabah akhirnya Mischa memutuskan untuk memanfaatkan keadaan tersebut dengan membuat acara reality show tetapi strategi iklan Mischa pun gagal. Tetapi usaha Mischa pun tidak sampai disitu saja.
Mischa mempelajari dan memahami kejadian atau hal-hal aneh, dengan Mischa memahami dan mempelajari mekanis kerja di proyek tersebut akhirnya Mishca membuat iklan radikal tentang bahaya memakan daging akan berujung dengan kematian. Iklannya pun dipasang di setiap penjuru kota melalui papan reklame raksasa, poster, iklan televisi dan media lainnya. Lalu di tayangkan secara live di semua stasiun televisi bahwa Mentri Rusia sedang memakan hamburger tetapi menunjukkan bahwa Mentri Rusia tidak mati setelah memakan hamburger. Namun menariknya, setelah tayangan perdana mentri ditampilkan, alhasil mentri tersebut pun mati. Dan akhirnya para masyarakat Moskow berhenti memakan daging dan akhirnya pun restoran cepat saji bangkrut.
Awalnya masyarakat Moskow pecinta makanan cepat saji namun sekarang beralih menjadi konsumen makanan vegetarian di restoran milik para pengusaha China. Akhirnya Mischa pun diminta untuk mengusir sebuah iklan produk perusahaan-perusahaan raksasa teknologi asal Amerika Serikat untuk segera angkat kaki dari Moskow. Dan yang terjadi kini Mischa menjadi pengusaha perusahaan iklan terkemuka. Bagi saya film ini memberikan pesan bahwa perusahaan-perusahaan dari negara kaya harus bisa bersaing tanpa harus ada pihak yang memonopoli.

Jumat, 03 Maret 2017

Aksi Demo 2 Desember

Kapolri Nyatakan Pelaku Makar Bukan Peserta Aksi 2 Desember
Liputan6.com, Jakarta - Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian menegaskan tidak ada unsur makar dalam demo 2 Desember 2016. Menurut dia, aksi bela Islam jilid III itu akan berjalan damai.
"Saya sama sekali enggak pernah menyampaikan yang tergabung dalam aksi 4 November kemarin akan melakukan makar," kata Tito di kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI), Jakarta Pusat, Senin (28/11/2016).
Tito membantah pernyataannya soal dugaan makar itu bukan semata-mata ditujukan kepada para peserta aksi, termasuk Gerakan Nasional Pendukung Fatwa (GNPF) MUI. Namun dia tak menampik ada sejumlah pihak yang sengaja memanfaatkan aksi dalam bela Islam.
"Teman-teman di GNPF paham dengan yang saya maksud. Ada yang memanfaatkan isu itu," ucap Tito.
Tito mengungkap, salah satu kepentingan yang menunggangi aksi bela Islam adalah terorisme. Oleh karenanya, Polri telah menangkap sedikitnya 12 orang terkait rencana aksi teror pada 4 November 2016.
"Sudah kami tangkap 12 orang. Di antaranya yang terkait demo 4 November 2016. Makanya saya sampaikan jangan ada pihak ketiga yang mengganggu aksi 2 Desember," tegas Tito.

Menurut opini saya dengan isu tersebut tidak semua para masyarakat yang mengikuti aksi demo tersebut benar-benar kemauan mereka sendiri tetapi ada yang hanya ikut-ikutan saja untuk mengikuti aksi demo tersebut. Dan menurut saya timbulnya demo tersebut ada yang memprovokasi untuk melakukan aksi demo pada tanggal 2 Desember yang sekarang sudah menjadi tersangka karena beliau telah  melakukan pencemaran nama baik dan penghasutan berdasarkan isu suku,agama, ras. Dan menurut saya sistem kepemimpinan saat ini agar lebih menyikapi dengan serius dan tidak menyepelekan masalah-masalah supaya tidak menurunkan kualitas suatu kepemimpinan lalu seringnya terjadi degradasi perilaku kepimpinan yang mengaikbatkan fitnah atau provokasi dan tidak peka terhadap aspirasi masyarakat. Dan menurut saya keadilannya seharusnya melalukan keadilan yang bentuk keperdulian umat islam, keperdulian terhadap tegaknya nilai-nilai keadilan.